Selasa, 07 Januari 2014

BUMI FAGOGORU

                                          BUMI FAGOGORU






NAMA : SUFRIN RIDJA
ASAL: PATANI YONDELIU
ASAL SEKOLAH : SMA N 3 TERNATE
ASAL KAMPUS :UNIVERSITAS BUNG KARNO




Asalamualaikum...wr.wb

TABEA
sebelum mengulas lebi jau tulisan ini. sya memohon ampun kepada moyang-moyang para pendahulu yang dengan berani tela mempertahankan tana negeri fagogoru  tapi tulisan ini hanya ekpresi kegelisahan.

Bumi fagogoru yang melahirkan sebua kata dan kalimat yang begitu bermakna, yang begitu indah enak di dengar. Tentunya kelahiran sebuah kata dan kalimat ini di anukrakan oleh Allah SWT, kepada leluhur kita sehingga mereka mememupuk dan merawat sebuah kata dan kalimat itu dengan kuku dan tidak di pisahkan sehingga membentuk tali siraturahim yang tak perna putus.

sebuah kata dan kalimat itu iyalah sudara-basuda(faften re farimon), baku inga (falciling re faisayang), baku panggil baku bilang ( fakakmait re fapapo mangerti), bakubantu(falgalitcu), nilai dasar dari fagogoru yaitu sopan santun, budi bahasa ngaku rasai, takut dan malu.

saya merasa bersukur kepada Allah SWT, yang menciptakan  rahmatan nil alamin atau yang biasa di sebut Alam jakat raya ini, terutama di bumi fagogoru yang lebi kususnya pnu gamsuni yang sementara mempunyai pemandangan yang indah dan di hiyasi pohon sagu, palah dan kelapa. Saya di besarkan karena hiasan pnu gamsuni,saya sangat mencintai pnu gamsuni akan tetapi saya merasa gelisa dengan kondisi pnu gamsuni yang sementara menangis.

saya mencermati kondisi pnu gamsuni saat ini merasa sakit karena terkenala penyakit atau firus politik yang kurang sehat, sehingga tiap malam,tiap hari menangis di hadapan kita karena tidak mampu menahan kesakitan, para leluhur yang telah mendahului kita juga turut menagis dengan  kondisi pnu gamsuni yang sementara ini, tali silaturahim mulai terputus.

dengan firus pulik yang telah menyerang pnu gamsuni sehingga, faften re farimon ma famempilemto, faisayang re fagogopru ma yempinemto.conto kecil dari keluarga saya mereka su tidak baku lia lagi. ini yang membuat saya menangis dan gelisa.

maka saya meminta kepada keluarga saya dan selulunya terutama pemerita kabupaten HAL-TENG. Propinsi Maluku Utara, menegakan politik yang sehat ini suda 2014, jangan terjadi di tahun kemarin.

karena suda cukup pnu gansuni yangni gamrange suda rasakan,karena dengan konfilik kemarin sehingga terjadilah keterpurukan budaya, yangni faften re farimon   suda tidak belihat lagi, terputuslah ikatan tali persaudaraan, silaturahim.

maka jangan terurang lagi di tahun 2014 ini.

mengahiri tulisan ini saya mengahiri dengan yel-yel atau biasa di sebut kabata fagogoru, bati yamijato-bati yamijato sedia re kararto,( sudara tong so ada- sudara tong so ada) persiapan suda.



Wassalamualaikum. wr. wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar